Me After You -1
Pagi ini tidak seperti biasanya,tak tahu kenapa seperti ada hal besar yang akan terjadi. Suasana Kantorpun masih sepi , mungkin Miya yang terlalu datang terlalu pagi.
Mia mengawali kesibukan pekerjaanya dari ruangannya , dengan ditemani secangkir kopi americano ditangan. Cangkir yang kedua dihari ini, padahal hari masih pagi. Kegaduhan dikantor pun mulai terjadi, orang-orang mulai membicarakan pegawai baru yang akan bekerja hari ini.Kecuali Miya, dia termasuk bukan orang yang suka bergosip, menurut dia hanya membuang-buang waktu.
"Miya ". Nanda salah satu teman Mia tiba-tiba masuk keruangan Mia tanpa mengetuk pintu
Wanita muda berkacamata itu pun menghembuskan napas panjang seperti telah lari maraton.
"Tau ga Mi ada pegawai baru yang ganteng banget", "kamu harus lihat", lanjutnya.
"Apa sih Nan, terus hubungannya sama aku apa?"jawab Miya acuh. Nanda tahu kalau Miya sedang mengerjakan sketsa dia tidak bisa diganggu.
" pokonya lo harus liat deh mi orangnya ganteng banget , udah gitu tinggi lagi".
" Ogah lah kaya ga ada kerjaan aja", jawab Miya sembari membereskan sketsa-sketsa dimeja.
"gue duluan ya Nan ada rapat nih udah telat". Miyapun cepat-cepat keluar dari ruangan menuju tempat rapat.
.
.
Ting. Miya pun buru-buru masuk kedalam lift dan tidak sengaja bertubrukan dengan salah satu orang yang keluar dari lift.
BRAKK ....
Sketsa-sketsa yang dipegang miya pun berhamburan dilantai.
"Maafkan saya, apa kamu baik-baik saja?" tanya cowok yang menabrak Miya.
"Ah ya saya tidak apa-apa , saya yang harusnya minta maaf karena menabrak anda". Miya pun langsung membereskan sketsa-sketsa dengan cepat karena sudah terlambat memasuki rapat.
Cowok yang membantu Miyapun membantu membereskan sketsanya.
Ini sembari memberikan sketsa-sketsa Miya.
"Terima Kasih banyak" Miya pun berdiri dan menatap cowok yang dia tabrak.
"Danish" Miyapun terkejut melihat cowok yang dia tabrak adalah seseorang yang ternyata dia kenal.