Sara dan Akara

1223 Words

Dunia Modern. Malam ini begitu tenang. Hanya angin dingin yang berhembus lembut membawa rasa dingin yang menyapa kulit. Menina bobokan makhluk-makhluk yang sedang tertidur di peraduaannya. Juga membawa ketenangan pada makhluk untuk melepas lelah. Namun bagi Sara, angin tersebut tidak mampu mengusir hatinya yang gelisah karena rasa rindu. Hatinya masih saja tidak merasa nyaman sejak kedua orang tuanya pergi dengan cara yang aneh. Kapan pun dan di mana pun, Sara tidak pernah berhenti merindukan ibu dan ayahnya. Tapi ia tau jika tidak mungkin bertemu dengan mereka. Jadi dia hanya bisa menikmati kerinduannya di balkon kamar sembari ditemani angin dingin yang bertiup. Sudah beberapa tahun berlalu sejak menghilangnya Sakira dan Saka. Kerinduan Sarada tak lekang oleh waktu, terutama di saat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD