Awan yang berarak menghadirkan nuasa agung pada kuil di puncak gunung Drago. Gumpalan lembut tersebut seolah menegaskan pada siapa pun jika ingin menapak kuil keemasan naga maka harus mampu meraih awan untuk memenuhi keinginannya. Dan memang hanya para raja dan binatang mitologi yang mampu menapakkan kakinya di kuil emas naga. Belum pernah ada beast atau manusia biasa yang berhasil menginjakkan kaki di puncak gunung Drago. Di kuil keemasan gunung tersebut, pria berhelaian biru tengah menatap awan-awan yang mengelilingi gunung Drago. Angin melambaikan surai biru gelap yang membingkai wajah tampannya yang dingin. Semenjak menjadi naga, Saka seolah lupa mengekspresikan wajahnya sehingga hanya wajah datar yang bisa ia tunjukkan. Padahal, hal tersebut sangan kontras dengan matanya yang khawat

