Chapter 8

1091 Words

Kepala dayang mengangguk dan berjalan mengajak Liu Wei mengikutinya. Liu Wei pun berjalan mengikuti kepala dayang dengan kepala yang kembali menunduk, setelah tiba ia mulai menyiapkan dan memindahkan tempat makan khusus Kaisar ke hadapan seorang pria di ujung meja. Ia tak berani menatap wajahnya atau sekedar mengangkat kepalanya. Liu Wei merasa ada sebuah aura yang membuatnya ingin mengangkat kepala, ia merasakan sebuah aroma yang berbeda. Wangi dan aroma jantan yang pernah ia cium sebelumnya, tapi Liu Wei menggelengkan kepalanya. Ia merasa seperti ada sepasang mata yang sedang menatapnya dengan dalam dan tajam. Liu Wei menoleh ke arah kanan, ia terpaku saat melihat Pangeran Lian sedang menatapnya dengan wajah tersenyum kecil. Liu Wei membalas tatapannya dan mengangguk, bibir mungilnya m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD