Bab 47. Segera Putuskan

1037 Words

Elena duduk di balik meja riasnya, jemarinya yang gemetar meraih ponsel dengan mantap. Matanya bersinar dengan tekad. Dia tidak ingin membuang kesempatan. Kali ini, dia ingin memastikan Paul menjadi miliknya, sepenuhnya. Dan untuk itu, kesempatannya datang karena pria yang dia cari, pria yang dapat membantunya sudah ketemu. Butuh waktu dan uang untuk menemukan pria itu. Tapi sekarang, semua usahanya terbayar. Hatinya berdegup penuh semangat saat suara dari seberang telepon akhirnya terdengar. "Aku senang kau masih hidup, Arnold. Ke mana saja dirimu? Mengapa menghilang tanpa jejak selama lima tahun ini?" Nada suaranya terdengar ringan, tapi dalamnya sarat makna. "Tentu saja aku masih hidup," jawab Arnold dengan tawa kecil yang dingin. "Aku tak akan mati semudah itu. Apalagi kini aku s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD