Elena mengambilkan makanan untuk Alex terlebih dahulu. Sikapnya langsung berubah karena ada Paul. Dia menunjukkan kepeduliannya pada Alex. Padahal, dia tidak peduli dengan putranya beberapa saat yang lalu. "Makanlah yang banyak. Bukankah ini makanan kesukaan Alex?" Elena tersenyum lembut pada putranya. Alex yang sudah tidak dapat menahan lapar lagi segera mengambil piring makanan itu dan meraup makanan yang ada. Dia menyuapkan makanan itu ke dalam mulut seperti orang kelaparan tapi dia memang begitu lapar. "Hei, pelan-pelan. Kenapa kau melakukan hal itu di depan ayahmu?" Anak kurang ajar. Apakah Alex sengaja supaya ayahnya melihat jika dia tidak diberi makan? "Pelan-pelan, Alex!" Paul mengusap kepala putranya. Ada yang aneh. Alex tidak pernah bertingkah seperti itu sebelumnya.

