Katherine terbangun karena suara pintu mobil yang ditutup pelan. Ia mengerjapkan mata, bingung sejenak. Sekelilingnya masih diselimuti kabut pagi yang lembut. Di luar, Paul sedang meregangkan otot-otot tubuhnya, menguap kecil tanpa menyadari bahwa mereka ternyata telah tertidur semalaman di dalam mobil. Katherine menggeliat. Tubuhnya terasa pegal, otot-ototnya kaku karena posisi tidur yang tidak nyaman. Jas milik Paul, yang tadi malam ia gunakan sebagai selimut, tergelincir jatuh ke lantai mobil. Ia menatapnya sesaat, napasnya menghangat. Semua terasa begitu nyata dan gila. Mereka telah menghabiskan malam dengan bercinta di dalam mobil. Sesuatu yang tak pernah mereka lakukan lima tahun lalu. Dulu, cinta mereka penuh batas. Tapi kini, Paul seolah mencari sesuatu yang berbeda, sesuatu yang

