Tuan nyonya belum pulang-pulang"...kadu pembantu ku sambil meletakan napan berisi makanan ku, biar aja bik biar dia bawa anak sialan itu"...ucap ku kesal.
maaf Tuan, ngak seharus nya Tuan berkata seperti itu pada darah daging Tuan sendiri"....ucap nya tampa sungkan. Aku mantap nanar pembantu ku, ingin Aku menampar mulut nya yang sudah berani lancang.
maaf kan saya tuan"...ucap nya lagi, lalu berbalik ingin keluar dari ruangan ku. Aku tau pembantu ku takut pada ku, tapi aku ngak menampik Kalau Aku Sayang pada pembantu ku Karena sudah ku anggap bagian dari hidup ku. sudah cukup lama aku memperkerjakan nya, jauh sebelum Aku menikah dengan AYU.
tunggu bik"...aku menahan pembantu ku, dia berbalik menghadap ku dengan wajah tertunduk aku tau pembantu ku takut pada ku.
maaf kan saya Tuan, maaf kan saya sudah lancang".....ucap nya sambil mengatup kan kedua tangan nya. Aku menarik nafas panjang, tiba-tiba aja Aku kepikiran untuk bertanya tentang istri ku.
Bik duduk lah"...aku menyuruh nya duduk, Ada banyak hal yang akan aku Tanya kan tentang istri ku selama ini. Aku yakin, pasti pembantu ku banyak tau Karena dia yang selalu di rumah bersama istri ku.
bik apa bibik tau dengan siapa saja istri saya berteman atau mungkin pernah Ada seseorang yang datang kerumah ini untuk menemui istri saya?!"...tanya ku ketika bibik sudah duduk. sesaat bibik menatap ku.
maaf kan saya Tuan, apa yang Tuan sebut kan barusan semua itu ngak Ada Tuan. nyonya tidak pernah berhubungan dengan siapa pun, Kalau Tuan mau tau apa yang selama ini nyonya kerjakan ayo Tuan ikut saya"....ucap bibik. membuat Aku dalam suasana terkikik.
tampa berkata apa-apa lagi bibik bangkit, ayo Tuan ikut saya"...ucap bibik menoleh melihat ku. awal aku gak yakin dengan ucapan bibik, tapi Karena penasaran ahir nya Aku mengikuti langkah pembantu ku keluar dari ruangan ku.
Bibik membawa ku ke lantai atas, aku terus ngikutin dari belakang. heran aku apa sebenar nya kesibukan istri ku di rumah Saat Aku pergi bekerja atau keluar kota.
sampai di pintu kamar bibik membuka pintu sebentar, setelah melongok kedalam sebentar bibik kembali menutup pintu dengan wajah sedih.
masuk lah Tuan, di dalam Tuan akan tau apa yang selama ini nyonya kerjakan"...ucap bibik dengan suara bergetar. sebaik itu kah istri ku hingga seorang pembantu begitu merasa kehilangan Saat dia pergi.
Aku penasaran dengan apa yang di lakukan istri ku selama ini, Aku masuk dan membiar kan pintu terbuka lebar. aku melangkah masuk, aku takjub Saat melihat begitu banyak lukisan tergantung Dan tertata rapi baik di dinding atau yang bersandar di bawah.
satu persatu aku melihat setiap lukisan, begitu hidup dan di setiap lukisan Ada tertera tulisan aku kurang jelas Kalau ngak pake kaca mata, Aku minta bibik untuk ambilin kaca mata ku agar aku bisa liat lebih jelas. bisa baca setiap tulisan yang Ada di lukisan yang di buat oleh tangan istri ku.
menunggu bibik aku termangu, walau tidak begitu jelas, tapi Aku dapat melihat kalau lukisan-lukisan itu punya makna tentang perasaan istri ku sehari-hari. detak jantung ku berdetak bayangan AYU istri Ku melintas sesaat.