BERDUA KAMI LALUI

500 Words
prov AYU Aku menyeret koper dengan mata berlinang, bukan menyesal Karena meninggal kan WIJAYA. hati ku begitu sakit mengingat perlakukan WIJAYA ahir-ahir ini, sekilas Aku menatap wajah mungil yang Kini berada dalam gendongan ku. dek kita akan lalui ini sama-sama ya Nak!? "....ucap ku sambil terus menatap wajah REGINA ku . lelah berjalan beberapa jam Aku duduk di pembatas jalan, nyeri perut Karena lapar itu yang Aku rasakan. Aku mengambil dompet yang hanya berisi beberapa lembar uang seratusan. Aku sengaja tidak membawa semua perhiasan juga uang yang pernah di berikan WIJAYA, Aku hanya membawa sebagian. itu pun akan aku gunakan untuk kelanjutan hidup berdua dengan anak ku. di seberang jalan Aku melihat Warung nasi, tidak ingin REGINA ku sakit. Karena kelangsungan hidup REGINA ku tergantung pada ku. setelah jalanan lumayan sepi Aku kembali menyeret koper untuk menyebrang, menuju Warung makan. Aku gak mau REGINA masuk angin Karena Aku telat makan. sedikit lagi hampir sampai tujuan Aku gak sadar Mobil itu datang dari arah mana, tiba-tiba menabrak ujung koper yang lagi Aku seret. tangan Ku kram tiba-tiba Karena hentakan gagang koper yang Aku pegang, koper yang Aku bawa terseret beberapa meter dari tempat ku berdiri Saat ini. Aku terpaku kejadian barusan seperti mimpi, Saat datang ibu-ibu mengajak ku masuk ke Warung pun. Aku gak tau dari arah mana ibu itu datang, Aku cuma nurut Saat Ibu itu membawa ku. duduk dulu mbak".... ucap Ibu itu menyuruh ku duduk di kursi plastic. Aku nurut otak ku gak singkron masih kaget dengan kejadian barusan. ini mbak minum dulu, kasian mbak nya sampe pucat untung bawa anak malaikat masih dapat perlindungan dari Tuhan ".... ucap Ibu itu lagi. Aku masih gak ngeh dengan omongan ibu itu, tampa berucap aku mengambil segelas air dari tangan ibu itu langsung aku minum sampe tandas isi gelas. beberapa detik setelah minum Aku baru tersadar akan semua kejadian, Aku memeriksa keadaan REGINA dalam gendongan ku. Alhamdulillah REGINA ku baik-baik saja. Mbak ini kopernya udah rusak kayak nya! "...seorang anak laki-laki membawa kan koper beserta isi nya yang sudah porak poranda kehadapan ku. tidak Ada ucapan lain yang keluar dari mulut ku selain kata terimakasih, semua orang yang Ada di dalam Warung memandang ku dengan tatapan prihatin. makan dulu mbak!? "...si ibu menyodor kan sepiring nasi beserta lauk pauk yang sudah di Tata sedemikian rupa di atas nasi. Aku hanya menatap nasi pemberian si Ibu tampa Ada rasa selera sedikit pun, si Ibu seakan mengerti isi kepala Ku. Sini mbak dede bayi nya saya gendong, mbak makan ya Sayang nanti bayi nya masuk angin"....tutur si ibu mengambil REGINA di pangkuan ku. setelah nya Aku makan walau tampa selera Aku Tetap makan nasi itu demi REGINA Ku. baru beberapa suap ku dengar suara Mobil berhenti tepat di depan Warung. Aku menoleh melihat siapa yang datang dengan Mobil sport mewah tersebut, gak ku duga sungguh pria itu tampan sekali. Aku terpana sesaat, tapi buru-buru ku buang kesan kagum ku. bagi ku semua laki-laki itu bajingan berhati Iblis sama seperti WIJAYA Suami ku
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD