Ojol 17

1810 Words

Ojo 17 Gue menguap kebar untuk kesekian kalinya pagi ini, semua karena gue tidur terlalu larut semalam, gue nggak bisa tidur karena kepikiran sesuatu. Bahkan Maya gue seolah tak bisa di ajak berkompromi untuk beristirahat, banyak hal yang masuk dalam benak gue karena ucapan Bu Ayu, yah sejak semalam gue ketemu beliau gue merasa dapat pencerahan baru. "Woi Jo, pagi udah nguap aje lu!" Gue sedikit terkejut karena tepukan di pundak, seketika gue menoleh lalu menemukan mang Usep dengan jaket barunya. "Eh, Lo bang. Udah narik?" "Alhamdulilah, udah dapet beberapa order. Lo sendiri gimane?" "Alhamdulilah, walau ngantuk bisa lah dapet tambahan." "Alhamdulilah ya. Makin banyak orang males makin banyak pula ladang pahala kita." Gue terkekeh pelan, sepasang mata gue masih memperhatikan pergera

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD