Ojol 19

2255 Words

Ojol 19 Satu tambah satu sama dengan dua, gue tambah Lo sama dengan selamanya. Ahaha basi nggak sih, oke abaikan, bahkan setelah acara gue dengan om Heri tadi, yang hampir menghabiskan waktu cukup lama, sampai gue harus nelpon mamak karena telat pulang dan hujan juga mendukung untuk itu. Sekarang gua masih terjebak bersama bapaknya Bu Ayu di ruang tamu. Kumandang Isa baru aja selesai, dan kami juga baru selesai sholat berjamaah, gue sama om Heri aja sih, Bu Ayu kagak ikut, secara gitu gue orang lain di sini. Dan sekarang gue harus di hadapkan dengan papan catur dan om Heri yang masih konsentrasi tinggi. "Jalan kamu, Jo." Gue mengulum senyum saat melihat om Heri menjalankan kuda tepat di bagian depan pion gue, dan ada celah si ratu jalan untuk mengakhiri permainan kali ini. "Skakmat!" U

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD