Empat puluh dua

1731 Words

Seperti ucapannya tadi, Arga menunggu Arsha keluar dari gedung lesnya. Tak lama matanya melihat anak anak yang lain telah keluar Ia mencari cari Arsha. Gadis itu belum terlihat Lalu Arsha pun keluar, gadis itu tersenyum kearah Arga dengan tangannya yang berdadah di udara. Menyapa lelaki itu Arga tersenyum balik, dengan tangannya yang ikut terangkan ke udara Gadis itu berjalan mendekati di mana motor Arga terparkir “Udah lama kak?” tanyanya. Arga menggeleng “Nggak, barusan baru nyampe” gadis itu mengangguk “Yaudah ayo kita pulang, aku udah cape” Arga mengangguk lalu memberikan helm kepadanya, baru saja Arsha akan menaik ke jok motor tubuhnya di cegah oleh tangan lelaki itu Ia menoleh, “Kenapa?” tanyanya heran “Bentar, jangan naik dulu. Gue beli air dingin dulu” jawabnya, lalu Arg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD