Bel istirahat telah berbunyi, Arsha menegakkan badannya lalu mengintip ke jendela banyak orang yang berlalu di luar. Ia melihat ke pergelangan tangannya melihat jam Lalu kembali duduk, namun ia di kejutkan dengan seseorang yang tiba-tiba ada di belakangnya dengan napas memburu Ia hanya diam sembari menatap nya bingung “Sha.. Akhirnya gue nemuin lu juga di sini” katanya sembari duduk di hadapan Arsha Arsha masih diam dan tak berniat membalas ucapan lelaki itu “Gue min–” “Udah aku maafin kak, gak perlu repot repot buat minta maaf.” potong nya seolah-olah tahu maksud dari tujuan lelaki itu Ia membereskan buku ke rak asal nya, kaki nya telah melangkah berniat untuk keluar dari ruangan itu dan memang dirinya malas bertemu dengan Arga. Ya, lelaki itu adalah Arga Baru satu langkah tanga

