Pagi hari sudah tiba, jam menujukan pukul 06.30 bagian barat. Alex menuruni tangga dengan tas yang sudah ia slempang kan di bahu kirinya. Menyusul kedua orang tua nya, serta sepupu kecil nya yang sudah ada di meja makan “Pagi anak manjanya bunda, sarapan yuk. Bunda masak nasi goreng kesukaan kamu” sapa Vina dengan senyuman indah yang tak pernah di makan oleh umurnya sembari mencium pipi sang anak tunggalnya itu Lelaki itu tersenyum girang ketika mendengar ucapan sang bundanya itu. Ia langsung duduk dan memakan nasi goreng itu. Vina yang melihat hal itu tersenyum senang, lalu jemarinya mengusap gemas rambut milik anaknya itu. Membuat sang empu protes karna rambutnya menjadi sedikit berantakan “Bunda ihh kebiasaan! Suka banget ngacak ngacak rambut Al” ujarnya kesal dengan mulut yang pen

