Bab 30

1183 Words

"Maafin Naura, Ayah, Ibu. Gara-gara Naura kalian jadi ikut dihina orang. Padahal kalian gak salah, kalian udah jadi orang tua terbaik bagi Naura. Ini semua salah Naura," ucap Naura yang kini duduk terisak di ranjang sambil memegang foto orang tuanya. Ia teringat perkataan papa Valerina tadi. "Naura capek sama semua masalah ini. Kapan Naura bisa hidup tenang? Sepertinya jika Naura bersama Mas Aril, Naura nggak akan bisa bahagia. Dulu Mas Aril sering ngehina Naura, dan sekarang dia nggak pernah percaya sama perkataan Naura. Naura nggak yakin kalau Mas Aril serius cinta sama Naura. Apa Naura kabur aja?" Naura termenung sesaat, mencoba menimang-nimang. Ya, kabur. Sepertinya itu adalah rencana yang bagus. "Semoga ayah dan ibu nggak marah sama rencana Naura. Lama-lama Naura makin tertekan dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD