Bab 20

1671 Words

Aril baru saja selesai rapat. Saat kembali ke ruangannya, pria itu lalu menyalakan hp-nya yang sejak rapat tadi dimatikan. Terdapat sebuah notif pesan dari Naura yang dikirim dua setengah jam yang lalu. 'Mas Aril, saya mau izin main ke rumah Bu Anita. Mau belajar masak.' Itulah pesan yang dikirim Naura. Aril terdiam, entah kenapa ia sedikit cemas membiarkan Naura ke sana tanpa dirinya. Bagaimana jika di sana ada Gavin. Aril bergegas keluar dari kantornya, ia akan menyusul Naura ke rumah Bu Anita. *** "Beneran nggak mau saya anter, nih?" tanya Gavin yang kini berada di teras depan rumahnya bersama Naura. Wanita itu hendak pulang, tadi ia sudah berpamitan pada Bu Anita. "Nggak usah Mas Gavin, saya naik taksi aja." "Tapi saya khawatir biarin cewek secantik kamu pulang sendiri, gimana k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD