Bab 14

1538 Words

"Pagi," sapa Aril. Naura yang sedang sibuk menata makanan di meja makan lalu menoleh. Ia terperangah saat melihat Aril tampil dengan setelan kantornya. Wanita itu tersenyum lebar lalu bertanya, "Tuan, mau ke kantor?" Aril mengangguk lalu mendudukkan bokongnya di kursi. Naura tidak mampu menahan rasa bahagianya, ia senang melihat semangat Aril sudah kembali lagi dan pria itu juga sudah mau ke kantor. Aril sudah tidak sedih lagi. "Kamu masak apa?" "Nasi goreng. Saya udah siapin bekal juga buat Tuan untuk makan siang nanti." "Terima kasih," ucap Aril. Naura hanya menanggapinya dengan senyuman. "Ya udah, buruan dicoba nasi gorengnya, Tuan." "Kamu nggak sarapan?" tanya Aril ketika melihat Naura hanya berdiri di samping meja makan. "Nanti. Tuan sarapan aja duluan." Biasanya Naura makan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD