“Sudah bertahun-tahun sejak kalian berpisah … kamu yang selalu dia kenang … dia nggak akan menemukan cinta sejatinya lagi selain kamu, Bianca,” “Dia sudah hampir menemukannya … Jessica … hanya terhalang ketidaksabaran saja. Mbak seharusnya beri Raymond kesempatan memilih dan mencari. Aku sendiri sudah mendapatkan kehidupan yang aku inginkan.” Anita tatap wajah Oma Santi yang juga kecewa dengan penolakan Bianca. Dan Oma Santi sepertinya tidak dapat berbuat apa-apa. “Aku nggak akan kembali kepada Raymond,” tegas Bianca lagi. “Yakinlah, Mbak. Dia akan bahagia dan akan membahagiakan mamipapinya yang sangat dia sayang. Dia sudah membuktikannya.” Anita tidak tahan lagi. Dia biarkan tangisnya tumpah ruah. “Biancaaaaa,” jeritnya parau. Dia duduk bersimpuh di hadapan Bianca. Dia peluk dua kaki

