Akrab Kembali

1169 Words

Bianca sangat senang mendengar cerita Haikal yang ternyata sangat disambut hangat keluarga besarnya di sana. Bianca biarkan air mata haru jatuh di pipinya ketika melihat foto-foto dan video yang menunjukkan kehangatan dan keakraban keluarga besarnya dengan Haikal. Semuanya masih tampak sehat dan ceria. “Mama tuh. Disuruh pulang sama Nini,” decak Haikal sambil mengusap-usap punggung mamanya. Bianca masih saja terus menangis haru. “Nini sehat ya,” ujar Bianca bahagia. “Iya dong. Dia bilang harusnya Mama juga ke sana. Aku bilang aja Mama masih takut dimarahi,” “Haha … bisaan kamu,” “La. Kan emang iya. Mama bilang takut disindir-sindir, dimarah-marahi,” “Jawab aja lagi sibuk atuh.” Haikal tertawa renyah melihat wajah mamanya memerah menahan malu. “Menurutku Mama ama Nini tuh nggak pern

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD