MC 43

1152 Words

“Bee, dimana, lagi di luar gak?” “di kantor, Sayang, Kenapa?” “aku titip rujak buah ya nanti kalau kamu pulang, kayaknya seger deh panas panas gini makan rujak buah.” “Tumben mau rujak buah?” “Gak apa apa, pengen yang seger seger aja. Rujak buah yang di seberang kantor itu loh, yang ada tulisannya rujak premium. Oh ya disana juga ada rujak bangkok kayaknya, Bee, sekalian minta tolong belikan bumbu rujak bangkok ya, Bee.” Ucap Kinar sambil meringis. “Okey, Sayang. Mau nitip apalagi?” “emmm … belikan buah aja deh. Buat tambah tambah bahan untuk rujak, hehe.” “tapi kan aku pulangnya masih entar sore, gimana gak apa apa?” “Gak apa apa, yang penting makan rujak, kapan saja boleh.” “okey, Sayang. Aku lanjut kerja dulu ya, kalau cepat selesai aku langsung pulang.” “Makasih banyak, Sayan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD