Pagi ini Kinar berangkat ke kantor dengan motor maticnya, Pras sedang keluar kota untuk beberapa hari. Pras sudah menawarkan supir kantor untuk antar jemput Kinar, tapi ditolak. Di tengah perjalanan ke kantor, Kinar melihat sesorang yang tidak asing. Kinar memutuskan untuk berhenti sejenak, memastikan penglihatannya benar atau tidak. Sepertinya dia tidak salah lihat, orang itu benar yang dia maksud. Kinar memutuskan untuk parkir sepeda lantas mendekat. "Permisi, Nadia kan?" Orang itu langsung antusias menyambut Kinar. "Kinaaarrr, aku kangen banget." Wanita yang bernama Nadia itu langsung memeluk heboh Kinar. "Kamu gak pernah ada kabar, aku tanya sama anak anak seangkatan kita, mereka bilang juga gak punya kontak kamu. Apa kabar? Selama ini kamu dimana?" Tanya Kinar. "Lulus kuliah aku

