Sejenak Binar menatap datar wanita di depannya lalu tersenyum. "Bukannya kamu sudah diberi peringatan sama suami saya supaya gak gangguin kami lagi? Apa perlu saya lapor suami saya?" Memang benar, Binar sama sekali tidak tahu bahwa suami menemui Febi. Tetapi ia tidak ingin wanita itu tahu dan merasa menang. Teringat pada kejadian di rumah makan saat suami bicara tentang peringatan. Sepertinya Binar tidak salah menebak. Bisa ia lihat raut wajah Febi yang awalnya tampak seperti seseorang yang telah memenangkan sebuah pertandingan, kini berubah sebaliknya. Febi kesal karena ternyata Binar tahu tentang pertemuan ia dan Zean. Bahkan tahu apa yang mereka bicarakan. ''Ada apa lagi kemu datang ke mari?'' tanya Zean saat ia menunggu di tempat parkir kantor pria itu. ''Aku gak sengaja lewat pas

