76. Mengembalikan Buku Nikah

1104 Words

"Ata mau ke mana?" tanya Fani sambil menahan tangan cucunya. "Ata mau ikut ayah," jawab Permata. "Ayah mau ke kamar mandi. Nanti juga ke sini lagi. Ata tunggu di sini aja," ujar Fani sambil mengangkat tubuh cucu dan mendudukkan di samping. Permata menurut. Sesekali menoleh ke arah tadi ayahnya pergi. Sudah tidak bisa fokus lagi pada layar televisi meski sedang menampilkan acara anak-anak yang biasa ia tonton. Lama menunggu, ayah tak juga kembali. Permata bosan dan mulai mengantuk. Menutup mulut dengan tangan saat ia menguap. "Ata ngantuk, Nek. Ata mau bobo." Permata turun dari kursi. "Bobo sama nenek aja, yuk!" ajak Fani sambil menahan bahu cucurnya. "Enggak mau, Nenek, Ata mau mau bobo sama ayah Ata," tolak Permata. "Tapi nenek udah lama loh gak bobo sama Ata. Nenek kangen," bujuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD