2. terlihat sempurna

315 Words
matahari sudah bersinar cukup tinggi. menandakan bahwa hari sudah beranjak siang. silau cahaya menembus tirai di jendela kamar. namun Rumi masih malas malasan diatas kasurnya.kepalanya terasa mau pecah akibat terlalu banyak meminum minuman beralkohol semalam di sebuah club terkenal di kota ini. hampir setiap hari liburnya ia dan Teman baiknya pergi keclub itu. terlahir dari keluarga yang kaya membuat hidupnya serba berkecukupan bahkan berlebihan. dadynya seorang pengusaha sukses. mommy seorang wanita karir. dan dia adalah anak semata wayang. sungguh begitu sempurna hidupnya ditambah lagi bonus memiliki wajah yang begitu cantik rupawan. semua orang memandang dan melihat kehidupannya begitu sempurna tanpa mereka ketahui bahwa ia adalah seorang gadis yang kesepian. kurang perhatian dan kasih sayang kedua orang tuanya. orang tuanya sibuk mengumpulkan pundi pundi harta. entah apa yang orang tua nya kejar. seakan Dady dan mommy nya bersaing dalam menciptakan kesuksesan. terkadang ia bertanya tanya apakah ia dilahirkan dari perasaan cinta atau perasaan nafsu saja. karena ia merasa sejak kecil kehadirannya di dunia tidak diinginkan. seolah kehadirannya di dunia hanya menjadi penghalang kesuksesan kedua orang tuanya. ia selalu merasa sendiri di rumah megah ini. hanya pembantu rumah yang selalu menemani. itu pun ia tidak begitu akrab diantara mereka. namun setelah dewasa ia mulai mengetahui bahwa pernikahan Dady dan mommy nya hanyalah sebuah pernikahan bisnis. hey bila menikah karena bisnis mengapa harus menghadirkan ia di dunia. memikirkannya membuatnya semakin pusing. sampai ia bertemu dengan sahabatnya yang bernasib sama dengannya. terlihat sempurna namun kenyataannya mereka adalah orang yang begitu kesepian. sehingga kerap kali mereka menyinggahi tempat tempat hiburan. mata bulat indah itu berkedip. masih menyesuaikan cahaya yang masuk kedalam kamarnya. ia tersenyum miris dan menyedihkan. tidak ada yang peduli kepadanya. hari hari liburnya berlalu selalu seperti ini. ya tidak ada liburan keluarga yang ia nikmati. air matanya perlahan menetes di pipi kesedihan dan kesepian menusuk relung hati. di umurnya yang ke dua puluh tiga tahun ia masih sendiri.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD