Seorang pria berjalan tergesa-gesa tanpa sempat melihat seseorang yang sedang berjalan pelan di hadapannya. Hingga sebuah tubrukan kecil mengagetkannya. Dengan panik pria tersebut menolong bocah laki-laki yang nampak tersungkur sambil memeluk sebuah boks didekapnya. Tak peduli pada lutut serta sikunya yang terluka akibat tergores aspal, baginya yang lebih penting adalah menyelamatkan boks dagangannya terlebih dahulu. "Kamu tak apa-apa? kenapa kamu lebih menyelamatkan boks ini daripada dirimu sendiri? lihat ini, lutut dan sikumu terluka cukup parah." Omel si pria dengan nada yang panik juga cemas. "Tidak apa-apa om, aku baik-baik saja. Akan menjadi tak baik jika salah satu boks ini yang pecah. Ibuku mungkin tak akan marah, tapi aku tau ibu pasti harus mengeluarkan uangnya untuk mengganti

