Bab 23

1181 Words

"Entahlah Nur..aku bahkan tak menyimpan respek untuk siapapun di antara mereka. Bagian terbaik dari kehancuran masa mudaku adalah kehadiran Alva. Hanya dia satu-satunya yang tak pernah ku ratapi kehadirannya, meski aku harus berjuang keras untuk bertahan hidup." Nurma mengangguk paham. Wanita muda itu rupanya baru saja bercerita tentang dua pria yang nyaris adu jotos di toko mereka tadi pagi. "Mbak Eva benar. Yang penting sekarang mbak sudah bahagia bersama Alva. Urusan jodoh serahkan pada yang di atas saja," tandas Nurma bijak. Kedua wanita itu tengah merekap hasil keuntungan toko selama satu bulan ini, sembari menghitung gaji karyawan serta bonus lainnya. Sementara Alva sendiri tengah belajar di kamarnya. Di kediaman Nugraha, kembali terjadi berdebat sengit. Siapa lagi tokoh dramatis

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD