Mai muntah-muntah parah setelah memberi tahu Aliya beberapa hari yang lalu, padahal sebelumnya Mai bahkan tidak mengalami gejala ibu hamil pada umumnya, hanya emosinya yang naik turun, itu saja tidak lebih bahkan sampai hari di mana ia memberi tahu Aliya semuanya. Tapi keesokan paginya gejala itu mulai muncul sejak shubuh datang. Mai tak henti bolak-balik ke kamar mandi untuk muntah, ia sampai lemas tak karuan bahkan untuk sekedar ke kamar mandi lagi rasanya sudah ingin pingsan. Akhirnya hari Minggu itu di habiskan Mai untuk beristirahat, Aliya yang menemaninya, Kanika dengan Papanya. Bahkan ketika Senin tiba, Mai tak sanggup untuk berangkat praktik dan akhirnya memilih untuk terkapar lagi di tempat tidur, membiarkan Kanika dijaga Bik Minah selama dirinya bed rest total. Bebera

