Butiran air berlomba-lomba turun dari langit. Membasahi bumi. Beberapa butiran air hinggap di jendela, mengintip para manusia yang memilih bergelung nyaman di dalam selimut. Di tengah cuaca yang dingin itu, terlihat seorang wanita cantik yang berkutat di dapur. Celemek hitam melekat di tubuh rampingnya. Rambut hitamnya diikat tinggi hingga menunjukkan leher jenjangnya. Tangannya memotong bahan makanan yang akan dibuatnya pagi ini dengan cepat dan terlihat seperti chef profesional. Selang beberapa menit kemudian, ia tinggal menunggu masakannya matang. Di ambang pintu dapur, Kenan muncul dengan wajah bantalnya. Tatapannya sangat sayu. Mulutnya menguap lebar. Melangkah mendekati Bianca yang sedang memasak dengan langkah terhuyung. "Masak apa, Bi?" Bianca tersentak kaget dan hampir m
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


