apa ini mimpi?
aku tak tau harus apa, aku binggung, dan saat kebingungan ku ayah membuyarkan lamunan ku
" mereka kesini ingin melamar, mereka adalh teman papa" kata papa membuka ucapan nya
" melamar siapa? " tanya ku antusias
" belum tau, mereka akan menjawab nya, " kata papa pada mereka
"perkenalakan saya adhitia angkasa wijaya zuu, Dan ini putra semata wayang kami ardhea zuu " mereka memperkenalkan diri, anak mereka, maksudnya apa, aku tambah binggung
" kedatangan kami kesini ingin menunaikan janji kepada orang tua kami, dulu kami akan menjodohkan anak kami, dan ardhea ini anak kami, yang akan kami jodohkan dengan anak sahabat kami ini " tunjuk ayah ardha pada ayah ku
" benar sekali anak anak ku, mereka adalah sahabat papa, kami dulu berjanji akan menjadi besan, dan kami akan menunaikan janji yang telah kami sepakati sekian lama dulu" ucap ayah ku panjang lebar
" karna dhista anak pertama, apakah kamu mau menikah dengan dherla? " tanya papa pada kakak ku,
hati ku hancur mendengar nya
" maaf om, tapi saya hanya akan menikah dengan zhakira alisya, putri kedua om" kata ardhea dengan tegas
" kenapa begitu? " tanya semuanya,
" aku dan zhakira sudah mengenal cukup lama, dan kami juga sudah pacaran cukup lama" kata nya dengan mantap,
semua terkejut mendengar nya,
termasuk papa mama ku, dan kakak ku,
karna yang mereka tau aku pacaran dengan orang chines,
tapi kenapa bisa dherla mengatakan demikian, dan papa pun kembali bertanya pada ku dengan tatapan penuh tanya
" apa benar dia pacar kamu yang beda agama dengan kita" tanya papa penuh penekanan
aku pun menganguk,
" gimana bisa kamu dan zhakira pacaran, sementara yang kami tau kamu china? " tanya papa penuh tanya
dan kini papa ardhea pun ambil suara
" dia dulu memang menganut agama luar, karna dia di besar kan di China dengan grandma dan grendpa nya, dan seperti yang kamu tahu, saya memang asli China dan istri saya asli Indonesia dan karna istri saya, saya menganut islam, demi cinta saya pada nya" kata papa ardhea panjang lebar dan semua mendengar
" dan ardhea ni baru semalam kami masukan islam, karna dia bilang keluarga pacar nya tak menerima dia lantaran dia China, dan saya ucap syukur pada wanita itu, karna dia mampu merubah anak saya yang dulu tak pernah ingin ikut agama kami" kata mama ardhea,
" dan kami sangat bersyukur kepada kamu zha, ternyata kamu lah wanita yang mampu membuat putra semata wayang kami berubah drastis beginu" kata papa ardea dengan senyuman di bibir nya