Authort POX ardhea
" aku nggak mau di jodohkan pa, aku sudah memiliki pilihan ku sendiri " kata ardhea penuh penekanan
" kamu lihat dulu anak teman papa, papa sudah menjanjikannya untuk putri nya menikah dengan mu, apa kau tega melihat papa menanggung malu kepada mereka? " ucap papa dengan sedih
" berikan gambar mereka dan bila aku tak menyukai nya, kumohon setujui hubungan kami" kata ardhea lagi
dan dia melihat gambar yang diberikan mama pada nya
ini kedua putri sahabat papa yang sudah gadis, dan sudah siap buat menikah
kata mama lagi,
aku pub melihat dengan malas, dan betapa terkejut nya aku ada zhakira, ,cinta ku, cinta yang sangat aku inginkan
" aku ingin dia" kata ku finis
orang tua ku menatap heran pada ku,
" kamu yakin? bukn kah kamu bilang hanya akan menemui nya dulu baru menikahi nya? apa kami tak salah dengar? " tanya orang tua ku sambil berbinar bahagia
" dia kekasih yang ingin aku kenalkan dengan papa mama, dia tambatan hati ku yang selalu aku rindukan" kata ku dengan senyuman
" benarkah? " tanya kedua orangtua ku dengan kompak
aku pun menganguk
" aku ingin menikahi nya, bila perlu langsung menikahi nya besok" kata ku mantap
" sabar nak, kamu harus masuk agama kami, karna seperti cerita mu kemarin mereka tak menyukai hubungan kalian karna berbeda keyakinan bukan? " tanya papa dan mama hanya tersenyum pada ku
" aku akan masuk islam seperti papa" ucap ku finis
" alhamdulillah ya allah " ucap syukur kedua orang tua ku