lelah, dan di marah ayah

329 Words
siang ini aku pulang kerumah, dan kulihat ayah dan bunda sudah duduk di sofa depan tv, " siang ayah " sapa ku sambil menyalami mereka " siang juga, duduk dulu, ada yang mau ayah bunda bicarakan pada mu" kata ayah bunda dan aku duduk d samping mereka " ayah mendengar kau masih berhubungan dengan nya,? bukan kah ayah sudah melarang mu? jangan sampai ayah mendatangi dan menghajar nya" kata ayah ku penuh emosi, aku pun menangis " maaf kan aku ayah, tapi aku sangat mencintai nya" kata ku sambil terisak " ayah mohon lupakan, dan cari lah yang seagama dengan kita, ayah tak melarang mu berpacaran tapi kami hanya menginginkan yang terbaik untuk mu" dan aku langsung pergi kekamar dan aku mengunci pintu, aku pun menangis di dalam kamar mengapa cinta sekejam ini, aku sangat mencintai nya ya allah, aku sayang dia, hanya dia dan nggak ada yang bisa membuat hati ku lebih nyaman, aku pun meratapi nasib ku yang entah lah aku pun tak tau, hancur perasaan ini bila mengingat kata kata ayah, aku putuskan untuk pergi kekampus, wajah sembab ku tadi sudah lumayan berkurang aku tiba dikampus dan langsung di sambut oleh nya, " hy bi" dengan senyuman paling manis aku selalu melelh karna senyum manis nya " hy juga sayang" jawab ku sambil memeluk nya tak terasa air mata ku jatuh membasahi kemeja nya " ada apa sayang? apa kau d marah lagi karna ku? " tanya nya sambil memegang wajah ku aku menganguk, " maaf kn aku yang hanya jadi beban mu, dan selalu membuat mu menderita, tapi aku nggak bisa lepasin kamu, kamu cinta yang yang membuat aku lebih baik dan merubah segala hal buruk yang ad pada ku" kata nya sambil memeluk ku, dan tak kusangka dia pun menangis " hey kenapa ikut menagis? " tanya ku sambil menghapus air mata nya " i'm ok, kita akan jalani berdua, sampai mana tiba nya, aku akan tetap bersama mu" kata ku sambil menenangkan nya
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD