Tiba lah waktu yang kami janjikan, dia menjemput ku..
"aku disini" sambil melambaikan tangan
dia menghampiri ku
"mau kemana kita?" tanya ku, dia hanya tersenyum sambil menjalankan motor sport nya
Tiba lah kami disebuah rumah, yang kuduga itu adalah rumah nya,
"ayo turun" sambil mematikan motor sport nya dia mengandeng tanganku, ku ikuti langkah nya,
dan kami memasuki nya,
suasana sepi,
ya kami berada di rumah nya
dia memeluk dan mencumbu ku, ahhh ahh desah ku
mendengar desahan ku dia pun semangkin liar,
"boleh kah? " tanya ya penuh harap
aku pun menganguk
ahhh ahhh ahhh
terus sayang, dia pun melepaskan semua pakaian ku, dan pakaian nya, kami pun b******u dan saling memadu kasih,
" kau sudah basah sayang" kata nya sambil memaju mundur kan tangan nya di area kewanitaan ku,
" iya sayang, permainan mu malam ini telah membuat aku hampir prustasi" goda ku pada nya, dan dia mangkin mempercepat tangan nya
awh awh awhh.. awhhh awhh awhh
"sayang aku nggak kuat" teriak ku di sela sela kenikmatan yang menerja,
" keluarkan sayang, aku akan mengisap bersih kan nya, malam ini akan ku buat kau melayang ke udara bersama ku" kata nya sambil memainkan mulut nya
" awhhh awhh awhhh awhh aku keluar sayang " teriak ku lagi
"bagus hany, kini giliran mu" kata nya sambil membimbing tangan ku kearah kejantanan nya dan waw sudah menegang dan ini pertama kali aku melihat langsung, biasanya hanya dari luar saja
" paster baby" racau nya sambil memainkan kejantanan nya pakai mulut ku, terasa aneh, ada rasa apa gitu, tapi lama lama enak juga
" aku mau keluar sayang " kata nya lalu dia mengeluarkan nya d mulut ku dan dia tumbang di samping ku
"aku tak akan merusak mu lebih jauh, cukup begini aja, biar kan perawan mu untuk suami mu, " kata nya sambil memeluk tubuh ku