happy

202 Words
Authort POV zhakira syok pasti, merasa semua mimpi, tapi ini terlalu bahagia buat ku, segitu banyak perjuangan dan akhirnya bahagia kupandang wajah nya, dan kulihat senyum tak lepas dari wajah tampan nya, dia selalu menatap ku penuh rasa bahagia kulihat mata nya berkaca kaca, tersirat wajah yang begitu amat bahagia, bibir nya mengatakan aku bahagia, dan aku pun membalas nya, sampai ketika kami dikejutkan, Cieie, pipi ku merah padam, kulihat dia pun tertawa, ya allah begitu bahagia nya aku, satukan kami, jangan biar kan kami terpisah, aku sayang dia, tak terasa air mata kumenetes tanpa dapat aku cegah, dia membisikkan sesuatu " i love you zha" bisik nya pelan " i love you too" balasku, diapun tersenyum suara orang tua kami mengaget kan kami, " apakah langsung kita nikah kan mereka?" tanya papa ardhea, aku pun tersenyum malu " seperti nya, karena kulihat anak mu tak henti memandang wajah putriku" kata ayah menggoda kami " jika perlu besok aku akan menikahi nya," kata ardhea, dan semua bersorak riang " ternyata kamu sudah tidak sabar ya boy?" goda papa ardhea, " aku tak ingin dia di miliki orang lain, maka nya aku ingin mempercepat pernikahan kami" merekapun tersenyum penuh arti kepada kami berdua
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD