Prolog

470 Words

Kia cantik: mas, lagi apa? Kia baru pulang. Mas jangan lupa istirahat ya..

Ara melirik layar ponsel suaminya yang menyala dan bergetar. Ada pesan baru masuk, dengan nama kontak yang membuat dahi Ara menghernyit heran. Siapa itu Kia? Kenapa suaminya menyimpan nomor itu dengan menambahkan pujian 'cantik' di samping namanya?

Perhatian Ara yang tadinya tengah membersihkan nakas kecil di samping tempat tidur pun teralihkan. Ia mencoba meraih ponsel itu dan membukanya untuk pertama kali. Selama tiga bulan pernikahan mereka, baru kali ini Ara memegang ponsel Adam—suaminya. Tentunya dengan tekat dan keberanian yang kuat, ditambah lagi rasa penasaran yang kini memenuhi benaknya.

----

Tiga hari yang lalu.

Adam Baskara: pagi kia, semangat untuk hari ini ya! Keep smile ^-^

Kia cantik: Pagi juga mas, jangan lupa sarapan! :-)

Adam Baskara: Kia, mas sdh plg. Kia istirahat yg cukup, jgn lupa makan ya cantik! :-)

Kia cantik: Siapp mas, selamat istirahat :-)

Kemarin

Adam Baskara: Kia lagi apaaa?

Kia cantik: Kia lagi makan, mas di mana?

Adam Baskara: di rumah, kia perutnya uda ndak sakit? Mau telepon?

Kia cantik: emangnya gpp mas? Kia tlp ya.

Adam Baskara: makasi kia, selamat malam.

Hari ini

Kia cantik: mas, lagi apa? Kia baru pulang. Mas jangan lupa istirahat ya :-)

----

Usai membaca pesan suaminya dengan perempuan bernama Kia itu, d**a Ara menjadi sesak.

Adam bahkan tak pernah mengirimkan pesan teks semanis itu padanya. Tapi kenapa dengan perempuan bernama Kia, Adam bisa semanis itu? Apa hubungan mereka berduaa?

Ara bingung, wanita berusia 25 tahun itu hanya diam sembari menatap layar ponsel. Apa suaminya selingkuh? Atau ini hanya dugaan Ara saja? Jika hanya dugaan, lalu siapa Kia ini? Kenapa Adam memberinya kata kekaguman di belakang namanya? Ketika Ara sibuk dengan pikirannya sendiri, seseorang keluar dari kamar mandi. Berjalan cepat kemudian meraih ponsel yang ada di genggaman Ara dengan kasar. Membuat Ara kaget dan tak bisa menahan ponsel itu.

"Kamu buka HP aku?" Raut wajah Adam kini berubah menyeramkan.

Matanya menatap Ara tajam, rahangnya mengeras dan alis yang tebal itu bertaut. Membuat Ara tau jika Adam sekarang tengah marah.

"Lancang kamu! Nggak sopan!" Kata Adam, sembari membawa ponsel itu dan duduk di pinggiran tempat tidur.

"Kia itu siapa Mas?" Tanya Ara dengan melirik Adam takut.

Adam yang sibuk menatap ponsel itu melirik ke arah Ara. "Temen."

"Kenapa nama kontaknya Kia cantik?"

"Karena dia cantik."

Sumpah, Ara cuma bisa bengong sambil ngeliat Adam nggak percaya. Bagaimana bisa suaminya itu menjawab seperti itu? Apa dia tidak ingat jika selama ini dia tidak pernah memuji Ara sama sekali? Jangankan memuji, bersikap so sweet pada Ara saja jarang!

"Kamu selingkuh?"

"JANGAN NGAWUR! KAMU TERNYATA NGGAK PUNYA ADAB YAA? SETELAH LANCANG BUKA HP SUAMI, SEKARANG MALAH NUDUH SUAMI MACAM-MACAM!" Ujar Adam marah.

Ini adalah kisah tentang Adam dan Ara, mereka menikah dijodohkan dan mampu kah bertahan dalam pernikahan perjodohan ini?

Free reading for new users
Scan code to download app
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeAdd