Suasana kantor seketika hening. Semua orang yang ada di sana seketika mematung. Bahkan dua orang di belakang Pak Handi yang tadinya sibuk dengan keyboard di tangannya ikut terkunci, diam serbu bahasa. Berdiri meninggalkan kursinya. Berjalan menjajari Pak Handi, menundukkan kepala mereka. Menirukan pose yang sama dengan Pak Handi. Menumpuk telapak tangannya di bawah perut mereka. “Kacau, ini kacau. Ini benar-benar kacau,” gumam Elle dalam hati. Tak sempat keheranan, tak sempat kaget apalagi melongo. Elle dengan semua pengalamannya segera meninggalkan mereka. Berdiri sebentar di mulut pintu. Mendongakkan kepala ke kiri dan kanan. Membaca situasinya sekarang. Tidak ada mahasiswa lain, mereka sibuk kembali ke dalam kelas. Sebagian sudah pulang, atau ke beberapa kedai yang b

