Luka dan Sangkur.

1743 Words

Dan akhirnya, hari pun berganti dengan sangat cepat. Hari yang ditunggu Tito dan Hendra itu pun akhirnya datang. Hari ini, hari eksekusi yang sudah mereka tunggu-tunggu. Hari ini akan jadi haru terakhir bagi Markus. Hari di mana riwayatnya akan dihabisi oleh dua tangan kanan Pablo tersebut. Mereka berdua tidak akan lagi memberi Markus ampun. Dendam dan misi jadi satu. Pasar Kramasem, tempat yang akan jadi saksi bisu pertarungan yang tidak adil itu. Sementara Tito dan Hendra sudah berada di lokasi dari lima belas menit yang lalu. “Aku sudah tidak sabar menunggu kedatangan pria itu,” ucap Hendra. Baru keluar dari bilik warung dengan segelas kopi di atas nampan di tangannya. Kalimat Hendra membuat Tito tersenyum miring. “Hati-hati, orang sombong biasanya akan kalah lebih dulu.” “Haa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD