61. Shock Part Kesekian

1580 Words

“Apa Anda akan membiarkan saya berdiri di sini sampai tahun depan?” tegur papa Saveri sambil menahan senyum menanggapi sikap salah tingkah yang sama sekali tidak bisa disembunyikan oleh Madilyn. “Oh, iya. Silakan masuk, Pak,” ujar Madilyn kikuk. “Tangan saya kotor atau bau ya?” tanya papa Saveri dengan nada bercanda. “Gimana, Pak?” tanya Madilyn bingung. Papa Saveri tertawa lalu mengibaskan tangannya ke udara. “Veri ada di dalam?” tanya pria itu di sela tawanya. “Papa? Ngapain di sini?” Terdengar suara Saveri dari pintu ruang tamu. Dia mendengar suara lain yang tidak asing sedang berbincang dengan Madilyn, lengkap dengan tawa khas yang Saveri hapal siapa pemiliknya. Hal itu yang membuatnya buru-buru keluar rumah. Dan benar saja saat dia sampai di pintu rumah menemukan papanya sed

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD