35. Dibilang Mirip

1273 Words

Tibalah waktu pengumuman hasil lomba. Madilyn menunggu dengan perasaan berdebar. Sebenarnya ini bukan lomba pertama bagi si kembar, tapi entah kenapa suasana hatinya jadi agak sensitif dan keringat dingin meluncur di tengkuk dan telapak tangannya. Sejak usia empat tahun si kembar sudah mulai diperkenalkan pada berbagai jenis lomba oleh Madilyn. Entahlah alih-alih menyekolahkan si kembar di sekolah umum, Madilyn lebih suka mengenalkan si kembar pada kehidupan nyata di luar sekolah. Lomba-lomba yang diikuti si kembar beragam, melukis, mewarnai, cerdas cermat, dan lomba-lomba mata pelajaran tingkat usianya. Sudah tak terhitung banyaknya trofi, piala, piagam dan medali yang pernah didapatkan si kembar dari kecerdasannya yang membanggakan. Tidak cukup sampai di situ, si kembar juga punya kema

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD