24. Masa Lalu yang Rumit

1333 Words

Dafhina sedang duduk anggun di ruang keluarga ketika Saveri pulang dari kantor. “Kusut amat muka kamu? Ada problem apa di kantor?” tegur Dafhina saat menemukan Saveri pulang kantor dalam keadaan berantakan. “Dia ngilang lagi,” jawab Saveri lesu sambil terus melangkah menuju tangga rumahnya. “Who?” tanya Dafhina. “Percuma cerita sama kamu kalau masih nanya siapa.” “Astaga, Saveri. Jutek banget, sih? Baru juga ditinggal seminggu.” “Aku lagi malas bicara sama siapapun termasuk kamu.” “I don’t know what’s your problem di luaran sana. Tapi biar bagaimanapun aku ini juga istri kamu. Tanya kabar aku, kek. Tanya kapan aku datang, kek. Tanya aku sudah makan atau belum, kek. Tanya bagaimana kondisi ayahku, kek. Nggak peka banget jadi suami.” Saveri menyemburkan napas kasar lalu berkata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD