8 (18+)

1087 Words
setelah selesai max yg sdh ingin berangkat lalu mencium kening jane yg msh bersama dgn alam mimpinya itu. "aku pergi sebentar ya" bisik max setelahnya max keluar dr kamarnya dan langsung berangkat ke tempat yg ditujunya. --------------------------------------------------------- 5 menit setelah kepergian max , jane pun bgn dan melihat disampingnya sdh tdk ad max disana. tdk mau ambil pusing jane pun langsung pergi ke kamar mandi lalu turun ke bawah untuk sarapan. "Selamat pagi bi" ucap jane "Pagi non , mau dibikin sarapan ap?" tanya bibi "Ah , saya nanti bikin sendiri aj bi , oh ya bibi tau tdk max kemana?" tanya jane "hmm , biasanya den max hari minggu pergi ke rmh sakit non" ucap bibi "Loh , emg max ngapain ke rmh sakit bi?" tanya jane "Wah kalau itu bibi kurang tau tuh non " ucap bibi "aneh , ngapain ya max ke rmh sakit , setau ku dia tdk memiliki riwayat penyakit apapun" ucap jane dlm hati jane yg semakin curiga pun mulai mencari tau tentang max. Setelah selesai sarapan , ia pun pergi ke kamar max lalu membuka satu persatu laci kamar max. "Sedang mencari ap jane" ucap max yg tiba" sdh berada di depan pintu kamar Jane yg kaget pun mulai salah tingkah sambil mencari alasan. "Ah... Aku sedang mencari sesuatu" elak jane "Mencari ap , sini biar ku bantu" ucap max mulai mendekat ke arah jane Jane yg mulai takut kalau akan ketahuan lalu mencari cara agar max tdk masuk ke dalam kamarnya itu. "Hmm Max , lebih baik kamu sarapan dulu , kamu kan td pagi" bgt udh pergi pasti kamu blm sarapan kan " ucap jane sambil mendorong max keluar dr kamar "hmm , baiklah Tp aku mau sarapan buatan kamu , blh kan" ucap max "Tentu saja , sini aku buatkan" ucap jane yg akhirnya ikut turun lg bersama max Sesampainya di dapur , jane pun membuatkan sarapan untuk max. Sedangkan max hanya duduk di meja makan menunggu sarapan buatan jane. Jane membuatkan max sarapan Sepotong roti dan juga susu hangat. "Ini sdh ku siapkan" ucap jane lalu mengantarkannya ke max "Ah , terimakasih jane " ucap max "Kalau begitu aku mandi dulu ya" bohong jane sambil berjalan mundur menjahui temoat makan max. Saat jane sdh berjalan menjauh , max pun berdiri lalu menarik tangan jane dengan kuat. Jane yg mulai tdk seimbang lalu jatuh ke pelukan max. "Sebenarnya , kamu sedang mencari ap jane?"bisik max sambil menjilat telinga jane Jane yg mulai merasa teransang dgn perlakuan max lalu mengalungkan tangannya ke leher max. "Max , ini msh pagi" ucap jane "Gpp , kita olahraga pagi dulu yank" ucap max yg mulai turun mengecup leher jane "Max berhenti sebentar , ad yg ingin ku tanyakan kepada mu" ucap jane Seakan tuli , max tdk menjawab ucapan jane malah melanjutkan aktivitas nya itu . Tangannya pun mulai menerobos celana jane. Jane yg sdh terlena dgn permainan max akhirnya hanya bisa pasrah dan menerima semua perlakuan max. Jane yg sdh ingin mendapatkan orgasme pertama langsung membuka celana max lalu memijatnya secara perlahan. "Ah....ah...jane" desah max sambil mendongakkan kepalanya keatas. Max yg sdh tdk tahan pun akhirnya menggendong jane ke atas meja lalu membuka paha jane dgn lebar lalu Max memijat perlahan juniornya dan lansung memasukkan juniornya ke dalam ms.v jane. "Ah.... Max" teriak jane "Jgn teriak hon , nanti ad yg datang" bisik max Jane yg mendengar hal tersebut pun mulai menggigit bibirnya itu. max yg melihat langsung mencium bibir jane. "Jgn digigit sayang" ucap max di sela ciuman mereka "Ah......." desah jane max yg merasa jane sdh ingin mendapatkan orgasme pertama nya dgn cepat menggerakkan pinggulnya lebih cepat lg. "Ah......max....aku ingin keluar " desah jane "tahan sebentar sayang, aku.....juga ingin keluar" desah max kemudian max berdiri sambil membangunkan tubuh jane , lalu menggendong jane sambil menggerakkan pinggulnya. karna takut , jane pun melingkarkan kakinya ke pinggang max "Ah...ah....ah...max......"desah jane "ahhh......jgn terlalu kencang jane"desah max "Ah... max aku ingin keluar lg" desah jane "ahhh.... bersama sayang" desah jane ??? setelah mendapatkan klimax nya , max langsung duduk di kursi meja makan , begitu juga dgn jane yg kembali duduk di pangkuan max. "max bukankah kamu bilang kita hr ini harus mengurus beberapa hal" ucap jane "benar , apakah kamu sdh siap?" Tanya max "sdh , memangnya kita akan pergi kemana " ucap jane "Kamu lihat saja nanti" ucap max lalu menarik tangan jane menuju ke mobil. di mobil jane hanya melihat pemandangan yg berada di luar mobil . Sedangkan max hanya fokus menyetir , sesekali ia melihat ke arah jane. "Apakah msh jauh max" tanya jane memecahkan keheningan diantara mereka "sebentar lg sampai kok" ucap max jane hanya mengangguk kepalanya lalu kembali melihat ke arah luar kaca mobil. 15 menit kemudian, akhirnya mereka sampai di tempat tujuan. "ini di mana max" tanya jane yg melihat ad rmh besar di depannya itu "Selamat datang di rumah kita sayang" ucap max "ayo masuk" lanjut max sambil menarik tangan jane masuk ke dlm rmh itu. "max , tunggu sebentar , knp kamu beli rmh ini ?" tanya jane sambil mencoba menarik kembali tangannya "aku hanya ingin membuat memori baru di rumah yg baru , rumah yg lama sdh terlalu banyak kenangan yg buruk , jd nya aku membeli rumah ini untuk kita" ucap max kenangan buruk yg dimaksud max adalah kenangan bersama dgn orangtuanya , memang orangtua nya sangat sayang kepada max , akan tetapi itu hanya di depan publik . Sedangkan kenyataannya max selalu di marahi dan juga ditindas oleh kedua orangtuanya. "Bukankah rumah mu lebih banyak kenangan indak bersama orangtuamu max?" Tanya jane yg bingung dgn jawaban max tersebut "Itu semua hanya akting belakang , mereka tdk ingin nama mereka tercemar oleh publik , banyak org mengira kami adalah keluarga bahagia , tetapi kenyataannya tdk seindah itu jane" ucap max sedih mengingat kenangan masa lalu nya itu. "Yuk masuk" lanjut max menarik kembali tangan jane Jane yg tak ingin membuat max membuka luka lamanya semakin dalam lg akhirnya mengakhiri pembicraan nya dgn hanya diam dan mengikuti langkah max. Setelah memasuki rmh tersebut jane sedikit terkejut melihat isi dr rmh tersebut. Semua interior dr rmh itu sangatlah bernilai tinggi. "Max , apakah ini semua tdk berlebihan? " Tanya jane "Berlebihan apnya sayang , ini semua kan nantinya untuk keluarga kecil kita juga" jawab max "Terserah mu lah max" jawab jane yg tdk mau berdebat panjang dgn max "Kamu ingin keliling melihat rmh ini?" Tanya max Jane hanya menganggu kepalanya tanda setuju , lalu mereka mulai berkeliling melihat isi dr rmh mereka itu.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD