18

1109 Words
para pria hidung belang itu langsung menyerang tubuh angela "ah...."desah angela "akan ku balas semua perbuatanmu max"ucap angela dalam hati ---------------------------------------------------------- 1 bulan kemudian , setelah pertengkaran yang terjadi oleh max dan jane akibat kedatangan seseorang dr masa lalu max akhirnya sdh terselesaikan , walaupun msh ad banyak pertanyaan di benak jane , tetapi ia urungkan. kehidupn mereka pun sdh kembali normal dan hari ini jane berencana untuk makan siang bersama di kantor max. setelah selesai menyiapkan makanannya , jane pun ke kamar untuk mengganti pakaiannya lalu berangkat menuju kantor max. sesampainya di kantor max , jane langsung memasuki lift kantor khusu untuk para petinggi. sesampainya di sana , ia di cegat oleh sekertaris max. "maaf , anda siapa ya berani sekali anda menaiki lift khusus petinggi" ucap sekertaris max dgn angkuh "saya istri max , apakah dia di ruangannya?" tanya jane "berani sekali anda memanggil pak direktur hanya dengan sebutan namanya , jgn mengaku sebagai istri direktur deh" ucap sekertaris max yg melihat penampilan jane dr atas sampai kebawah. max yg tiba-tiba lewat pun mendekati mereka "ad ap ini?" tanya max "maaf , ini pak ad wanita yg mengaku istri anda" lapor sekertaris itu max yg melihat jane langsung mencium jane di depan sekertaris itu "kamu kok gk bilang kalau mau dateng ke sini?"tanya max "tadinya aku ingin memberimu kejutan , tetapi di halang sama sekertarismu"ucap jane sekertaris max yg melihatnya pun terkejut dan menundukan kepalanya karena sdh menuduh sembarangan. "maaf kan saya pak , saya tidak tau kalau beliau adalah istri bapak" ucap sekertaris itu "minta maaf lah ke istri saya jes , bukan kepada saya" ucap max "maaf kan saya bu , saya benar" tidak tau kalau ibu adalah istri pak direktur" sesal jessica "gpp kok , kamu kan hanya memastikan , aku maafkan" ucap jane tulus setelahnya jane dan max pun masuk kedalam ruangan max. sesampainya di ruangan max , max segera mengunci pintu nya dan langsung mencium bibir jane. "max.... a..ku ke...sini bu...kan un...tuk ber..ci..uman" ucap jane di sela ciuman mereka "lalu kamu mau ngapain ke sini sayang"tanya max yg menyudahi ciuman mereka jane lalu menunjukan kotak makan yg di bawanya dr rmh itu "mau makan bareng kamu , blh kan" ucap jane "tentu blh , knp tidak , memang kamu memasak ap sayang?" tanya max mereka pun berjalan ke arah sofa yg berada di kantor max lalu menaruh kotak makan itu di atas meja di depan sofa tersebut. "pertama aku bikin ikan goreng" ucap jane yg membuka isi kotak pertama "kedua aku coba bikin sup jagung" ucap jane membuka kotak kedua "dan yang terakhir aku bikin tumis kangkung" ucap jane membuuuka kotak ketiga "wah , kelihatannya enak , kalau gitu kita makan skrg?" ucap max jane hanya mengangguk lalu mengambilkan nasi dan sendok di dalam tanya itu dan di berikannya kepada max. setelahnya mereka pun makan bersama. selesai makan , jane yg baru ingin beranjak pulang , ditahan oleh max "kamu temenin aku ya sampai jam pulang kantor" ucap max sambil memeluk jane "hmm , ya udh " ucap jane menyetujui permintaan max 1 jam , 2 jam , 3 jam sdh di lalui oleh jane. jane yg sdh benar" bosan menunnggu max lalu berjalan ke arah max lalu duduk di atas pangkuannya. "kamu knp sayang" tanya max yg msh fokus dgn laptopnya itu "aku bosen yank " keluh jane "sebentar lg kok " ucap max "dr td bilangnya sebentar lg , aku udh benar" bosan yank disini" ucap jane sambil membuka kencing atas max "kamu ngapain?" tanya max "cuman buka kancing atas kamu , biar aku ad kerjaan" ucap jane lalu mengaitkannya kembali "kenapa kamu gk buka semuanya aj yank" goda max "itu mah mau mu max , makanya cepetan " ucap jane lalu turun dr pangkuan max "berarti kalau kita pulang skrg kamu akan melayaniku?" tanya max jane hanya menaik turun kan pundaknya lalu berjalan keluar dr ruangan max. max yg tau jika jane menggoda nya lalu berjalan keluar mengikuti jane. "kalau begitu kita langsung pulang" ucap max yg sdh menangkap jane dan menggendongnya. setelahnya max langsung berjalan ke arah mobilnya dan langsung pulang ke rmh mereka. sesampainya di rumah , max langsung mencium bibir jane dgn rakus. "tunggu sebentar max" ucap jane sambil mendorong pundak max "knp?" tanya max bingung jane lalu berlari masuk ke dlm kamar. 5 menit kemudian , ia pun keluar sambil membawa sebuah kotak. "ini untuk mu"ucap jane sambil memberikan kotak tersebut kepada max "ini ap? hr ini kan juga bukan ulang tahun ku" ucap max sambil menerima kotak tersebut "memang bukan ,aku hanya ingin memberikan mu , buka lah" ucap jane semangat max pun membuka kotak tersebut. setelah membukanya max sangat terkejut dgn isi di dl kotak tersebut. "aku akan menjadi ayah?" tanya max sambil mengeluarkan isi kotak tersebut jane hanya menganggukkan kepalanya. ternyata isi di dalam kotak tersebut adalah sebuah testpeck kehamilan. max yg sangat senang langsung memeluk jane "terima kasih sayang , terimakasih" ucap max lalu mencium bibir jane "sama-sama sayang , oh ya besok apakah kau bisa menemaniku menemui dokter untuk mengeceknya?" tanya jane "tentu saja , aku ingin melihat anakku"ucap max sambil mengelus perut jane yg msh rata itu namun didalam hati max , max merasa takut. ia takut tidak bisa bersama mereka dan ia mulai takut jika ia akan pergi di saat jane sedang melahirkan. ia tidak tau kapan ia akan pergi meninggalkan merek. yg ia tau hanyalah menjalaninya dan menghargai waktu bersama jane dan calon anaknya itu. "ayo kita makan malam dan kali ini aku yg akan memasak untuk mu dan calon anak kita"ucap max lalu berlari ke dapur jane yg melihatnya hanya terkekeh lalu mengeluls perut ratanya itu "baik" ya nak , papa dan mama menunggu mu di dunia ini" ucap jane sambil mengelus perut ratanya itu lalu berjalan ke arah dapur. sesampainya didapur , jane pun menghampiri max lalu memeluknya dr belakang. "mau ku bantu ?" tanya jane "Gk ush sayang , kamu cukup duduk manis dan tunggu aku di ruang makan oke" ucap max sambil mendorong pelan tubuh jane ke arah ruang makan jane hanya terkekeh lalu menuruti perintah jane , 30 menit kemudian , max pun datang dan membawa sepiring makanan. "ini hidangan pertama yaitu ikan goreng ala saus thai" ucap max sambil menaruhnya di meja makan lalu kembali ke dlm dapur setelahnya max pun kembali membawa keluar makanan "hidangan kedua tulis kangkung dan yg terakhir ayam kungpau " ucap max sambil duduk di kursi "silakan sayang" ucap max jane pun mulai mencoba satu persatu hidangan yg dimasak oleh max. "Wah, semuanya enak" puji jane max hanya tersenyum, lalu mereka pun makan mlm bersama. selesai makan mereka pun langsung masuk ke kamar dan segera tidur.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD