“Jadi, kamu sama Pak Langit belum lama?” Alaina mengangguk seraya mengeratkan handuknya. Dia kedinginan setelah berenang. Seharusnya dia tidak melakukannya namun, melihat Kaila yang berenang kesana-kemari membuatnya tergiur padahal temannya itu sudah memeringatkannya untuk tidak ikut berenang. “Kan sudah kubilang,” Kaila melihat Alaina yang duduk menekuk kakinya di kursi lipat di dekatnya yang masih berenang, “kamu enggak biasa, harusnya enggak ikutan berenang, Na.” Alaina tersenyum diantara kedinginannya. Dia masih mengenakan pakaian renangnya yang dibelinya tadi melalui belanja daring, lagi-lagi karena tergiur dengan air kolam yang biru. Dia dan Kaila sama-sama memakai pakaian renang yang tergolong seksi berwarna hitam. Karena menurut mereka tidak akan ada orang yang melihat, sekali-k

