Alaina menguap seraya menuruni anak tangga. Dia hanya mengenakan kemeja biru gelap milik Langit yang kebesaran untuk menutupi pakaian dalamnya. Suaminya semalam sepertinya tidak kembali tidur. Semalam dia samar-samar mendengar Langit berbicara dengan seseorang. Alaina menghela napas, Langit selalu sibuk bekerja. Suara tawa dua orang pria membuat Alaina segara menuruni anak tangga. Didapatinya Langit dan Austin baru saja kembali entah dari mana. Mereka berdua memakai pakaian olah raga dengan keringat tercetak jelas di kaus olah raga tersebut. Dipandanginya Langit dari atas sampai bawah. Suaminya menggiurkan saat berkeringat dan dia menyukainya. “Kamu sudah bangun, Sayang?” Langit tersenyum menghampiri Alaina yang berhenti di anak tangga terakhir. Alaina segera memeluk suaminya begitu pr

