“Nami bangun,” seru Dean lembut di telinga Nami. Nami sedikit mengeliat, beberapa saat ia belum sadar bahwa sekarang ia masih berada di dalam pesawat. “Dean, apakah kita telah sampai di Jepang?” tanya Nami setelahnya. “Hm, baru saja. Ayo kita keluar,” ajak Dean sambil membantu Nami berdiri serta membawakan tas tangan Nami. “Aku tidur cukup nyenyak dan lama. Tidak terasa kita sudah tiba di Jepang,” ucap Nami bahagia. Kini Nami dan Dean sudah berada di bandara Internasional Narita. Hari sudah mulai malam ketika mereka tiba di Jepang, perjalanan yang hampir memakan waktu cukup lama tersebut membuat Nami bisa tertidur dan beristirahat. “Aku akan mengantarmu dulu ke rumah orangtuamu, baru setelah itu aku akan ke hotel. Mom and Dad akan tiba besok sore dari San,” ucap Dean. “Hm, oh ya bagai
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


