“Tanganmu sudah sembuh?” tanya Andrea Pallazo setelah Dean sampai. “Ya, meskipun masih sering merasa sakit kadang-kadang,” jawab Dean sambil duduk di sebelah Nami. “Sekarang sebaiknya kita makan siang. Kalian pasti sudah lapar,” ajak Andrea. Lalu mereka makan siang bersama sambil mengobrol. Tempat makan itu cukup ramai, tetapi nyaman. Banyak orang-orang seperti mereka, mengadakan pertemuan dan makan siang di dalam satu tempat. Di luar tampak dingin karena salju turun pagi tadi. Nami melihat ponselnya di atas meja ketika mereka makan. Ada pesan masuk dari Anne Scholz. Nami membacanya. Setelahnya ia membalasanya. “Setelah selesai pertemuan ini kau ingin ke mana?” tanya Dean ketika Andrea sibuk mengobrol dengan asisten dan sekertarisnya. “Tidak ke mana pun. Kurasa aku akan langsung pulan

