“Bagaimana kalau makan siang hari ini kita ke restoran Indonesia?” ajak Dean ketika keduanya sudah berada di mobil. “Restoran Indonesia banyak di Queens, jadi kita harus ke Queens?” tanya Nami. “Kalau kau tidak keberatan.” Nami mengangguk. Ia sudah pasrah akan dibawa ke mana saja dirinya hari ini. “Kau pernah makan di sana sebelumnya?” “Beberapa kali dalam setahun. Tidak terlalu sering. Kau?” “Entahlah, aku tidak pernah menghitung,” jawab Dean yang tengah menyetir. Jalanan ramai di pagi yang beranjak siang. Banyak toko masih tutup dan ada juga yang baru membuka tokonya beberapa saat lalu. Seperti judul yang selalu tersemat untuk kota New York City, memang benar adanya. Kota itu tidak pernah tidur meskipun badai menghantam atau salju turun deras. Suhu di luar cukup dingin, tetapi tidak

