53. Kenyataan Pahit

1677 Words

Joe yang telah mendapatkan dua ancaman sekaligus dalam sehari merasa sangat pusing. Kepalanya berdenyut-denyut. Semakin lama semakin terasa nyeri. Ada sedikit rasa seperti ditusuk di kedua pelipisnya. Rasa itu terus membuatnya tersiksa. Dia mengumpat berkali-kali. Dia harus segera melakukan dua hal yang diminta oleh dua orang yang berbeda. Entah mimpi apa dia semalam. Hingga kesialan mengetuk harinya sekarang. Dia pun akhirnya berdiri. Mulai melangkah pergi. Tentu untuk melakukan dua perintah yang tidak dapat dia ingkari. Jika dia lalai dalam hal itu. Semua hal yang telah dia miliki selama ini akan hilang begitu saja. Dan itu terdengar sangat buruk baginya. Kembali memulai dari nol. Tidak, dia tidak ingin melakukan itu lagi. Dia sudah terlalu nyaman dengan posisinya saat ini. *** Mel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD