Dor Tiba-tiba terdengar suara tembakan. Semua saling bertatapan satu sama lain dengan tubuh yang menegang, siapa, siapa yang tertembak? "Sepertinya aku harus belajar menembak agar bisa melindungi tuan dari jauh," ucap seseorang sambil memegang pistol yang masih berasap. "Fiuh," ucap Brian sambil mengarahkan pistol tersebut ke awan, sebenarnya tadi ia hanya mencoba alat itu saat diperbolehkan meminjam dari polisi. "BRIAAAAAN!!" teriak Meisya, Bara dan Kenzie bersamaan. "Hehehe," tawa Brian dengan wajah polosnya. Akhirnya semuanya kembali pulang dengan mobil masing-masing, sungguh malam yang melelahkan serta banyak menguras tenaga. "Sayang pulang ke Mansion ya, disana lebih aman," ajak Bara kepada Meisya. "Tapi aku sudah terbiasa disana." "Bukannya sebelumnya kau sudah terbiasa di

