Pertemuan Rini dan Melinda

1181 Words

Yara kemudian menarik kursi lalu duduk di depan Shabila sembari memegang kedua tangan mungil anak kecil itu. “Maafkan Mama ya, Nak. Kemarin itu Mama lagi sakit makanya pikirannya ke mana-mana. Mama nggak akan ninggalin kalian kok. Mama nggak akan marah lagi sama Papa. Mama minta maaf.” Yara merasa bersalah karena sudah membentak Reiner di depan Shabila dua minggu yang lalu. Dan ternyata sikap kasarnya itu membekas di hati Shabila sampai membuat anak kecil itu takut kehilangan Yara. “Janji ya, Ma. Nggak akan pergi ninggalin aku?” pinta Shabila dengan suara manjanya. Yara menganggukkan kepalanya sembari menciumi pucuk kepala anak itu. “Iya, Nak. Mama janji. Mama juga sayang kamu, Shabila. Mana bisa, Mama jauh dari kamu. Nggak ketemu sehari aja rasanya nggak ketemu selama setahun.” Shabi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD