Hanya Yara yang Terbaik

1151 Words

Yara menghela napas kasar. “Aku hanya ingin pergi jauh dari kalian berdua. Aku mau minta maaf karena sudah membuat Lily keguguran.” “Santai aja. Lily bentar lagi juga hamil lagi. Nggak usah pikirkan hal yang nggak bisa kamu berikan.” Yara menelan saliva dengan pelan. “Ya udah, tanda tangan karena aku udah menerima permintaan kamu untuk jangan menikah dengan Reiner. Kamu nggak percaya?” Tristan terkekeh dengan pelan. “Nggak percaya karena kamu lengket banget sama dia.” “Udah nggak. Dia udah punya yang baru.” Tristan kembali tertawa. “Mana buktinya kalau Reiner udah punya yang baru?” Yara menghela napasnya kemudian mengambil ponselnya. Menghubungi Biru yang sudah mengirim pesan kepadanya memberi tahu nomor dirinya. “Kenapa, Ay?” tanya Biru di seberang sana. Yara menatap Tristan dan m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD